Sabtu, 21 Maret 2015

User interface pada game

ELEMENT USER INTERFACE PADA GAME ?


Antarmuka pemakai (User Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka pemakai (User Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi. Desain antarmuka (interface) dalam aplikasi komputer adalah adalah suatu rancangan dari sebuah aplikasi/software, mobile devices, websites, maupun games yang fokus pada pengalaman antara pengguna aplikasi tersebut.  
            Akan tetapi  desain user interface dalam game berbeda dari desain UI lainnya karena melibatkan unsur tambahan fiksi. Fiksi melibatkan avatar dari pengguna yang sebenarnya, atau player. Sebuah Desain Interface/antarmuka pada suatu Game mempengaruhi kenyamanan dan sejauh mana user/pengguna meminati Game tersebut. 
            Dalam desain user interface game, terdapat sebuah teori yang dikemukakan oleh Erik Fagerholt dan Magnus Lorentzon dari Chalmers University of Technology. Dalam tesisnya mereka menulis tesis tentang desain user interface berjudul Beyond the HUD - User Interfaces for Increased Player Immersion in FPS Games. Mereka memperkenalkan istilah berbagai jenis interface yang berkaitan dengan desain video game.
            HUD itu sendiri kepanjangan dari Heads – up display, merupakan metode dimana informasi secara visul disampaikan kepada pemain sebagai bagian dari antarmukan pengguna permainan. Biasanya menunjukkan bar/kotak HP(Health Point) ataupun MP(Mana Point) dan biasanya muncul  di atas kepala karakter. Fungsi HUD ini untuk memudahkan pemain mengetahui kondisi karakter dalam permainan.
            Dalam desain antarmuka game terdapat beberapa elemen yang diantaranya adalah : 



A. Diegetic 
Elemen user interface yang diegetik ada dalam dunia permainan (fiksi dan geometris) sehingga pemain dan avatar dapat berinteraksi dengan mereka melalui visual, audible atau haptic. Elemen UI diegetik yang dieksekusi dengan baik dapat meningkatkan pengalaman narasi untuk pemain, memberikan pengalaman yang lebih mendalam dan terintegrasi. Salah satu game yang mengimplementasikan elemen diegetic adalah Assassin’s Creed.

Assassin’s Creed berhasil menggunakan banyak pola diegetic meskipun itu diatur dalam dunia sejarah karena pemain pemain menggunakan sistem virtual reality di masa depan. Jadi cerita sebenarnya futuristik daripada sejarah.



(Assassin Creed itu menggunakan elang visi untuk menyorot musuh dan jalur patroli mereka. Pemain dan karakter melihat hal yang sama.)


B. META
Gambaran yang bisa muncul dalam dunia game, namun tidak selalu divisualisasikan spasial untuk pemain.Contoh yang paling jelas adalah efek ditampilkan di layar, seperti percikan darah pada kamera untuk menunjukkan kerusakan. Contoh: Grand Theft Auto 4
Berinteraksi dengan telepon di Grand Theft Auto 4 adalah contoh menarik. Ini meniru interaksi dunia nyata - Anda mendengar dering telepon dan ada penundaan sebelum karakter dan pemain menjawabnya. Elemen UI sebenarnya itu sendiri muncul pada pesawat hub 2D, jadi itu benar-benar elemen Meta, meskipun awal interaksi yang diegetik.


(Karakter ini menjawab telepon namun elemen UI yang sebenarnya ditempatkan dalam pesawat HUD 2D yang hanya pemain melihat )
 C. SPATIAL
 Elemen User Interface yang disajikan dalam ruang permainan 3D dengan atau tanpa suatu entitas dari dunia permainan yang sebenarnya (diegetik atau non-diegetik).
Fable 3 adalah contoh di mana unsur-unsur spatial yang digunakan untuk memberikan informasi lebih kepada pemain dan mencegah mereka dari melompat ke layar peta. Jejak bersinar hampir cocok dalam fiksi mengingat kualitas estetika ajaib itu tapi karakter tidak dimaksudkan untuk menyadari hal itu. Ini memandu pemain ke tujuan berikutnya.



(Jejak berkilau Fable memungkinkan pemain untuk membimbing karakter ke arah yang benar)

D. NON-DIEGETIC
Antarmuka yang diberikan di luar dunia game, hanya terlihat dan terdengar ke pemain di dunia nyata desain interface ini semuanya mengunakan visual heads-up display (HUD). semua menjadi sangat nyaman dengan penggunaan heads-up display (HUD) dalam permainan. Sistem ini memberikan informasi penting dengan cara yang cukup sederhana. Jika dilakukan dengan benar pemain bahkan tidak tahu itu ada.
Mass Effect 3 menggunakan banyak Non-diegetik elemen UI untuk menginformasikan pemain senjata karakter dipilih dan kekuasaan - antara lain. Mengingat pengaturan futuristik itu saya tidak bisa membantu untuk berpikir jika beberapa informasi ini bisa telah terintegrasi ke dalam dunia game, narasi, atau bahkan keduanya.



(Non-diegetik Mass Effect 3 ini elemen masih mewarisi gaya visual yang berhubungan dengan dunia game )

sunting : http://miftakhun.blogspot.com/2013/01/element-user-interface-pada-game.html 

Kamis, 06 November 2014

Jurnal 3

Judul Jurnal: MEDIA PEMBELAJAR PROSES RENDERING OBJEK PADA MATA KULIAH GRAFIKA KOMPUTER BERBASIS MULTIMEDIA
Penulis : 1.Angga Prasetio Romadhon, 2.Murinto
Program Studi Teknik Informatika
Universitas Ahmad Dahlan

Kesimpulan yang saya ambil dari jurnal tersebut ialah sebagai berikut :
Konsep dasar objek 3D sendiri merupakan respresentasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D yang lebih menekankan pada respresentasi matematis untuk objek 3D. Proses penampilan suatu model matematis ke bentuk citra 2D biasanya dikenal dengan proses 3D rendering.  Rendering sendiri merupakan proses untuk membentuk sebuah gambar dari sebuah model yang dibentuk oleh perangkat lunak animasi, model tersebut berisi data geometri, titik pandang, tekstur dan cahaya yang diperlukan untuk membuat gambar yang utuh. 3D Rendering merupakan proses yang sangat penting dan telah digunakan untuk berbagai macam penggunaan, seperti program permainan komputer, efek spesial pada film dan program simulasi. Pada respresentasi objek 3D sendiri memiliki beberapa medote yakni Persamaan Geometri, Constructive Solid Geometry (CSG) dan Kurva & Permukaan Bezier. Secara umum, proses untuk menghasilkan rendering dua dimensi dari objek-objek 3D melibatkan 5 komponen utama yakni Geometri, Kamera, Cahaya, Karakteristik Permukaan dan Algoritma Rendering. Jurnal ini berisi mengenai media pembelajaran tentang kegiatan rendering objek 3D dimana jika proses rendering tidak dijalankan, maka sebuah objek tidak akan terselesaikan pada proses akhir.


Kelebihan :
Penjelasannya sangat lengkap, sangat baik menjelaskan 3D nya dan juga mudah dipahami

Kekurangan :


Pembahasannya ada yang kurang, yaitu tentang  3D rendering 

Jurnal 2

Judul Jurnal : Desain Permodelan Grafik
Penulis           : I Nyoman Danan

Teknik Informatika

Kesimpulan yang saya ambil dari jurnal tersebut ialah sebagai berikut :
Desain pemodelan grafik merupakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan grafik komputer atau segala sesuatu mengenai pengolahan gambar yang dikerjakan pada komputer. Yang disebut pengolahan gambar itu berupa pemotongan gambar, rotasi, dilatasi, translasi dan lain-lain. Rotasi adalah mereposisi semua titik dari objek sepanjang jalur lingkaran dengan pusat pada titik pivot. Dilatasi adalah suatu transformasi yang mengubah ukuran (memperbesar atau memperkecil) suatu bangun tetapi tidak mengubah bentuk bangunnya. Translasi adalah suatu perpindahan semua titik dari objek pada suatu jalur lurus sehingga menempati posisi baru. Jalur yang direprestasikan oleh vektor tersebut dinamakan translasi atau bisa disebut juga vektor geser. Translasi adalah suatu perpindahan semua titik dari objek pada suatu jalur lurus sehingga menempati posisi baru. Jalur yang direprestasikan oleh vektor tersebut dinamakan translasi atau bisa disebut juga vektor geser. Refleksi merupakan suatu transformasi yang mencerminkan suatu objek.

Kelebihan :
Menjelaskan sangat detail tentang apa itu vektor
Kekurangan :
Menjelaskan 3D nya kurang, karena disini menjelaskan tentang vector, seharusnya 3D nya lengkap


Jurnal 1


Judul Jurnal: Desain Pemodelan Grafik
Penulis: Adhika Novandya
Teknik Informatika

Kesimpulan yang saya ambil dari jurnal tersebut ialah sebagai berikut :
Desain merupakan perencanaan dalam pembuatan sebuah objek, sistem, komponen atau struktur. Kemudian, kata “desain” dapat digunakan sebagai kata benda maupun kata kerja. Dalam artian yang lebih luas, desain merupakan seni terapan dan rekayasa yang berintegrasi dengan teknologi. Desain dikenakan pada bentuk sebuah rencana, dalam hal ini dapat berupa proposal, gambar, model, maupun deskripsi. Jadi dapat dikatan, desain merupakan sebuah konsep tentang sesuatu. Desain lahir dari penerjemahan kepentingan, keperluan, data maupun jawaban atas sebuah masalah dengan metode-metode yang dianggap komprehensif, baik itu riset, brainstorming, pemikiran maupun memodifikasi desain yang sudah ada sebelumnya.


Pemodelan adalah proses  membentuk suatu obyek. Membuat dan mendesain obyek tersebut sehingga terlihat seperti hidup. Sesuai dengan  obyek dan basisnya, proses ini secara keseluruhan dikerjakan di komputer. Melalui konsep dan proses desain, keseluruhan obyek bisa diperlihatkan secara 3  dimensi, sehingga banyak yang menyebut hasil ini sebagai pemodelan 3 dimensi  (3D modelling) (Nalwan, 1998).

Kelebihan :

Sangat jelas dalam menjelaskan 3D 

Kekurangan :

Hanya sedikit menjelaskan 2D nya, karena terlalu mendalam tentang 3D 

Kamis, 26 Juni 2014

Tutorial IDM (Softskill) (PART II)

Tutorial IDM

sekarang saya sedikit akan menjelaskann, cara mempercepat download dengan IDM. jika kita pernah instal IDM pada komputer kita atau laptop, biasanya setingannya masih standar atau jika sering memperhatian saat proses download, default max conn numbernya masih 8 dan speednya 10 Mbs nah inilah nanti yang akan kita rubah  agar agar kecepatan donwloadnya bisa seperti larinya kuda. langsung saja ini tips Cara Bagaimana cara mempercepat download dengan IDM. Sebelum saya jawab, pasti semua orang sudah pada tahu apa itu IDM atau Internet Donwload Manager. IDM atau Internet Download Manager adalah sebuah alat yang memudahkan kita untuk mengambil data dari internet atau bisa disebut juga dengan istilah “:Download”. Beda lagi kalau kita sedang mengunggah data dari PC atau laptop kita, itu dinamakan Mengaupload. Banyak sekali kegunaan IDM bagi kita, diantaranya memudahkan kita untuk mengambil data dari internet yang berupa file PDF, musik, vidio dan yang lainnya. Dengan IDM tersebut kita bisa mengambil data dari internet dengan cepat dan mudah tanpa menunggu waktu yang lama. Nah inilah salah satu manfaat dari IDM. coba anda banyangkan seandainya saja anda sedang  mendonwload video dari you tobe yang kapasitasnya 25 MB pasti jika menggukan secara menual mungkin melalui rapidshare pasti waktunya bisa mencapai setengah jam, tapi jika anda menggunkan tool IDM ini waktu untuk mendownload dengan kapasitas sebanyak itu pasti cuma sekitar 10 -15 menit gak yampai.

Dengan menggunakan  tool IDM banyak manfaat yang kita dapatkan, (1) IDM akan mempermudah pekerjaan kita dan mempersingkat waktu yang harus kita lewatkan, semisal kita mendapat tugas dari kampus untuk mencari tugas dari kampus berupa materi kuliah, dan kebetulan kita sering mendapat file PDF, dengan IDM ini segala urusan download akan beres tanpa membutuhkan waktu yang lama. (2) mempermudah kita saat mau mengambil video dari yuo tobe atau lagu berupa MP3, MP4 dan yang lainnya. nah inilah manfaat yang dapat kita dapatkan jika kita menggunakannya.

nah sekarang saya akan sedikit menjelaskan cara mempercepat download dengan IDM. jika kita pernah instal IDM pada komputer kita atau laptop, biasanya setingannya masih standar atau jika sering memperhatian saat proses download, default max conn numbernya masih 8 dan speednya 10 Mbs nah inilah nanti yang akan kita rubah  agar agar kecepatan donwloadnya bisa seperti larinya kuda. langsung saja ini tips Cara Mepercepat Donwload Dengan IDM:
cara pemakaian :
buka idm nya nanti akan muncul seperti ini:



Klik add URL maka akan muncul seperti ini



 



Masukan link yang akan di download, kemudian akan muncul seperti ini



Klik start dan tungu hingga selesai.

Keuntungan memakai IDM:
Download semakin cepat dan mudah dan aman, dan bisa di resume apabila terjadi mati lampu
Kekurangan memakai IDM:
Hampir tidak ada kekurangan memakai IDM

My Hobby (Softskill) (PART I)

                                    IDM Aplikasi Download 

Pada kali ini saya dan temen saya, Vincent Vallensky Maulana akan bercerita tentang hobby kita berdua. Hobby kita sama, yaitu Download, karena kita adalah seorang “wifi hunter”. Hobby kita ini sedikit unik, memang banyak orang yang sering internetan tetapi tidak banyak orang yang mempunyai hobby mendownload.

Banyak hal yang kita download, seperti lagu, video, film, dll. Karena download itu banyak, memungkinkan kita menggunakan sebuah software, agar mempercepat hasil download, kalau tidak memakai sebuah software lama sekali menunggu hasil downloadnya, karena hal yang menunggu adalah hal yang membosankan.

Sebuah software yang dimaksud adalah Internet Download Manager. Aplikasi ini dibuat oleh orang New York, Amerika. Aplikasi ini sudah banyak dipakai oleh orang-orang yang suka mendownload.  Sebenernya cara menggunakan IDM (Internet Download Manager) tidaklah susah, karena jika kita ingin mendownload IDM sudah muncul di layar. Sangatlah simple bukan??

Internet Download Manager banyak sekali yang sudah menggunakan crack, karena kalau original mereka harus membayarnya, banyak sekali crack di google jika kalian mencarinya, selamat menikmati kecepatan download menggunakan “INTERNET DOWNLOAD MANAGER”


Kamis, 20 Maret 2014

Rangkuman Web Science

Web Science merupakan inovasi baru yang diciptakan oleh seorang bernama Tim Berners-Lee yang mensupport dari berdirinya cabang ilmu ini. Tim Berners-Lee juga seorang penemu World Wide Web. Web Science yang dalam bahasa Indonesia berarti jaring pengetahuan atau dapat diartikan bahwa suatu web yang menyediakan berbagai ilmu pengetahuan didalamnya dan menjadikan wadah / tempat terdapatnya ilmu pengetahuan tersebut. Web science juga dapat melakukan penelitian lintas disiplin dan menjelajah ke berbagai bidang yang sangat khusus di dalam disiplin ilmu.
Web Science merupakan kajian sains dari Web yang lahir dari desentralisasi sistem Informasi. Pada Web Science dibutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi. Sangat disadari bahwa World Wide Web adalah teknologi yang baru berusia beberapa tahun, di sisi lain Web bukan dunia yang statis tetapi super dinamis.


Pasti kita masih bertanya – Tanya hal apa saja yang dapat dilakukan dengan web science ini :
1. Kita dapat mencari artikel yang berdampak tinggi dan prosiding konferensi.
2. Kita dapat menemukan hasil yang relevan dalam bidang-bidang terkait.
3. Kita dapat mengidentifikasi potensi kolaborator dengan catatan rujukan signifikan.
4. kita dapat mengintegrasikan, mencari, menulis, dan bibliografi penciptaan menjadi satu proses yang efisien

Kelahiran Web Science didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web 3.0. Sejak diperkenalkan Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee, perkembangan yang terjadi sangat luar biasa. Pada saat ini, kita berada pada pergerakan dari Web 2.0 ke arah Web 3.0. Perbedaan utama dari setiap generasi adalah pada Web 1.0 masih bersifat read-only, pada Web 2.0 bergerak ke arah read-write, sedangkan pada Web 3.0 mengembangkan hubungan ‘manusia-manusia, manusia-mesin, dan mesin-mesin’.

Pada Web 2.0 kegiatan sosial sudah dimulai, dengan semakin popularnya berbagai fasilitas seperti wikipedia, blog, friendster dan sebagainya. Tetapi kendala utama pada Web 2.0 adalah penangan untuk pertukaran data atau interoperabilitas masih sulit. Contoh sederhana, pada saat kita mencari sebuah informasi di search engine popular seperti Google, hasil pencarian yang sesuai dengan kebutuhan kita hanya 5% atau kurang dari daftar yang ditemukan pada Google.

Web 3.0 mencoba menyempurnakan Web 2.0 dengan memberikan penekanan penelitian pada Semantic Web, Ontology, Web Service, Social Software, Folksonomies dan Peer-to-Peer. Penelitian tersebut sangat memperhatikan ‘budaya’ sebuah komunitas terhadap kebutuhan akan sebuah data atau informasi.

Web semantik merujuk kepada kemampuan aplikasi komputer untuk lebih memahami bahasa manusia, bukan hanya bahasa yang baku dari para penggunanya tetapi juga bahasa yang lebih kompleks, seperti dalam percakapan sehingga memudahkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan mesin. Web semantik dapat mengolah bahasa dan mengenali homonim, sinonim, atau atribut yang berbeda pada suatu database.

Istilah web semantik itu sendiri diperkenalkan oleh Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web. Sekarang, prinsip web semantik disebut-sebut akan muncul pada Web 3.0, generasi ketiga dari World Wide Web. Bahkan Web 3.0 itu sendiri sering disamakan dengan web semantik. Web semantik menggunakan XML, XMLS (XML Schema), RDF, RDFS (Resources Description Framework Schema) dan OWL

Sumber : http://velsgreed.blogspot.com/2011/03/pengantar-web-science.html